Langsung ke konten utama

SHOLAT ID (Sholat Hari raya)


 SHOLAT  ID

A. Pengertian

Sholat Id adalah sholat dua rokaat yg dilaksanakan pada hari raya idul fitri atau idul adlha dengan ditambah takbir tujuh kali setelah takbirotul ihrom pada rekaat yg pertama dan takbir lima kali dalam rekaat ke dua selain takbir saat berdiri .

B. Dasar hukum

Dasar hukum sholat Id adalah :

1.firman Alloh swt :

2 فصل لربك وانحر .الكوث ر

Artinya:

"Maka sholatlah kamu kpada tuhanmu dan menyembelihlah..!"

Sebagian ulama mengatakan bahwa yg dimaksud dg sholat dlm ayat tsb. adalah sholat idul adlha *

2. Hadits Nabi Muhammad saw :

أمرنا النبي صلى الله عليه وسلم أن نخرج في العيدين العواتق وذوا ت الخدور ، وأمر الحي ض أن يعتزلن

مصلى المسلمين .

Nabi SAW memerintahkan kepada kami pada saat sholat ‘id (Idul Fithri ataupun Idul Adha) agar mengeluarkan para gadis (yang baru beranjak dewasa) dan para wanita yang dipingit ,

Namun beliau memerintahkan para wanita yang sedang haid untuk menjauhi tempat sholat" (HR. Muslim).

C. Hukum sholat Id

Hukum sholat Id menurut pandangan imam Syafi'i dan imam malik adalah sunnah muakkadah(sunnah yg dikukuhkan) , ada pula yg berpendapat hukumnya fardlu kifayah karena sholat Id adalah sbagian dari syiar-syiar agama islam, maka meninggalkan sholat id adalah mempermudah urusan agama.

D. Tata cara Sholat Id

Tata cara sholat Id (Idul fitri atau Idul Adlha adalah sebagai berikut :

1.Niat sholat Idul fitri atau idul adlha .

Adapun niat sholat Idul fitri adalah sbb. :

اصلي سنة لعيد الفطر ركعتين مأموما / اماما لله تعالى .

Niat sholat idul Adlha :

اصلي سنة لعيد الاضحى ركعتين مأموما / اماما لله تعال ى .

2.Takbirotul ihrom dengan disertai niat sholat idul fitri atau idul adlha,

3.setelah takbirotul ihrom disunnahkan membaca do'a iftitah , maka hendaknya para imam sholat id setelah takbirotul ihrom jangan langsung takbir tujuh kali, tetapi hendaknya memperhatikan kesunnahan, yaitu diam sebentar dan membaca do'a iftitah .

4,membaca takbir tujuh kali.  diantara takbir hendaknya ada jeda waktu sekedar bacaan surat ikhlas, dan sebaiknya membaca :

سبحان الله والحمد لله ولا اله الا الله والله اكبر .

5. kemudian sebelum mmbaca fatihah disunnahkan membaca ta'awwudz dg sirri.

6.Membaca Fatihah dg jaher bagi selain makmum.(Yakni bagi imam atau munfarid)

7. Setelah Fatihah membaca surat dg jaher. Adapun surat yg dibaca di rekaat pertama adalah surat :Al-a'la, dan di rekaat ke dua surat Alghosyiah.

8.Kemudian ruku', i'tidal sujud, duduk, dan sujud ke dua kemudian bangun menuju reka'at ke dua dengan mmbaca takbir intiqolnya .

9. Membaca takbir lima kali dengan mengangkat tangan di setiap kali bertakbir ,dan dianjurkan membaca dzikir sebagaimna di sela-sela takbir di rekaat pertama,

10. Membaca taawwudz kemudian baca fatihah dan seterusnya sampai selesai, sebagaimna sholat yg biasa kita lakukan.

E. Waktu melaksanakan sholat Id

Waktu melaksanakan sholat Id adalah mulai terbitnya matahari sampai dengan zawal(tergelincirnya matahari) ,

namun pelaksanaannya disunnahkan setelah irtifa'ussyamsi.(matahari naik sekedar satu tumbak atau kurang lebih 7 dziro' dalam pandangan mata) .

F. Khutbah Id

— Setelah sholat Id, disunahkan khutbah dua kali, dan tata caranya hampir sama dg khutbah jumu'ah,

— Yaitu : khotib Naik mimbar menghadap para jamaah dan mengucapkan salam kemudian duduk sebentar untuk istirohah kemudian berdiri menyampaikan khutbahnya.

— dalam khutbah yg pertama diawali dg takbir sembilan kali , dan khutbah ke dua disunnahkan diawali dg takbir tujuh kali.

— di antara dua khutbah disunnahkan duduk sekadar bacaan surat ikhlas,

— Dalam khutbah idul fitri disunnahkan menyampaikan materi tentang zakat fitrah .

di dalam khutbah idul adlha menyampaikan tentang kurban.

G. Hal² lain yg perlu diperhatikan

— takbir 7 kali di rekaat yg pertama dan 5 kali di rekaat ke dua adalah tidak termasuk yg wajib dan tidak termasuk sunat ab'ab ,akan tetapi seperti sunat² hai'at yg lain, jadi kalau ditinggalkan tidak perlu diganti sujud sahwi.

— bagi orang yg sudah terlanjur membaca fatihah meskipun baru membaca basmalah walau belum sempurna , maka tidak usah mmbaca takbir, karena sudah habis waktu kesunahan mmbacanya.

— ketika hari raya idul fitri dan idul adlha disunnahkan bagi semua kaum muslimin-muslimat agar membaca takbir(takbiran) mulai terbenamnya matahari pada malam hari raya Id sampai saatnya Imam memulai sholat, takbir ini disebut takbir mursal,

Adapun bagi Yang tidak melaksanakan sholat Id sâma sekali boleh bẻrtakbir sampai waktu zawal

— ketika hari raya idul Adlha disunnahkan bertakbir setelah melaksanakan  sholat, mulai setelah sholat subuh pada hari Arofah (tgl 9 Dzulhijjah) sampai setelah sholat Ashar pada akhir hari tasyriq (13 Dzulhijjah).

— Di hari raya itu hendaknya kita memakai pakaian yg terbagus, tidak dianjurkan harus pakaian yg warna putih.

Memakai pakaian yg paling bagus meskipun tidak berwarna putih lebih diutamakan dari pada pakaian yg berwarna putih tetapi tidak bagus.

Dalam hari Raya disunahkan mengutamakan memakai pakaian yg berwarna hijau dari pada warna putih, akan tetapi bukan keharusan pakaian warna hijau, warna apa saja juga baik.

قال ابن حجر في تنبيه الاخيار وقد امرنا صلى الله عليه وسلم بلبس اجودمانجد وان نتطيب بأجود مانجد

وان نلبس البيا ض .

نعم : في يوم العيد يقدم الاحسن غير الابيض على الابيض غير الاحسن . فيسن في يوم العيد تقديم

الاخضر على الابيض لكن لاخصوصية للاخضر بل كل ذي لون كذلك . فان الخضرة افضل الالوان بعدالابيض 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ustadz Ahmad Wahid Mubarok. Prambatan lor Kaliwungu Kudus

 Alustadz, A. Wahid Mubarok, pendiri Majlis Ta'lim Ziyadatul Khoir & Majlis Sholawat Hubburrosul. (Wafat : Selasa  27 Juli 2021 M.), Dia adalah  pendiri Majelis ta'lim "Ziyadatul Khoirul " mush. Darussalam Prambatan lor Kaliwungu Kudus dan Majlis Sholawat Nariyah Hubburrosul. Pak Ahmad Wahid Mubarok  adalah alumni madrasah Tasywiquttullab (TBS) mulai MI ,MTs dan lulus madrasah Aliyah , sebagai santri di Madrasah Tasywiquttullab , ia sangat dikenal oleh KH.Ma'mun Ahmad dan para guru dan Kiyahi saat itu  . Setelah itu melanjutkan studinya di ponpes Alhidayah Lasem yg di Asuh oleh KH.A.Syakir Ma'sum putra dari KH.Ma'sum Lasem. Semasa hidupnya ia pernah aktif di GP. Anshor ranting Prambatan lor dan juga pernah menjabat ketua Remaja Masjid Baiturrohim Prambatan lor , yang pada saat itu diberi nama Jam'iyyah gerakan remaja masjid Baiturrahim yg sering disingkat dengan JAGER REMAJA MASJID BAITURROHIM. Di saat ia menjabat ketua remaja masjid Baiturrahim, d...

Ngaji Aqidatul awam di Musholla Darussalam Prambatan lor Kudus.

 AYO.. Ngaji kitab. !                      AQIDATUL AWAM.                (tentang ilmu Tauhid)  Hukum mempelajari ilmu Tauhid adalah fardhu ain. Wajib bagi setiap orang yg mukallaf  untuk mengetahui aqidah yg benar  beserta dalilnya meskipun secara global.  Adapun mengetahui dalil secara terperinci adalah fardhu kifayah. Kegiatan mengaji di Musholla Darussalam Jl Madya utama gang :Darussalam RT 3/3:Prambatan lor Kaliwungu Kudus , setiap malam Senin  akan mengkaji kitab _"AQIDATUL AWAM"_ dengan mengambil keterangan sebagai penjelasannya dari Syarahnya  yaitu kitab "JALA'UL AFHAM" karya Syeh Muhammad Ihya' ulumidfin , seorang kiyahi Nusantara murid dari Sayyid Muhammad al-Maliki dan beliau merangkum keterangan dari Sayyid Muhammad saat beliau belajar di Makkah.  Kegiatan mengaji kitab ini akan dimulai pada malam  Senin tgl : 15 Rojab 1447 H...

Lupa membaca tahiyyat awal ,eh ..kembali lagi , piye. ?

 Tentang seseorang yg lupa membaca tahiyyat awal atau qunut. Latar belakang mas'alah: Seseorang melakukan shalat, di saat mendapatkan dua rekaat,  ia lupa membaca  tahiyyat awal , kemudian ia bergerak untuk berdiri, tetapi belum sampai berdiri tegak ia ingat bahwa dirinya belum membaca tahiyat awal terus ia kembali duduk untuk membaca tahiyat awal,  atau ia lupa doa qunut kemudian ia turun mau melakukan sujud, belum sampai sujud ia ingat kemudian berdiri lagi untuk membaca doa qunut. Pertanyaan : 1.Benarkah tindakan orang tersebut dan sahkah sholatnya? 2.jika shalatnya sah apakah disunnahkan sujud sahwi atau tidak? *Jawaban no:1 :* Tindakan orang  tersebut sudah benar dan sah sholatnya , selagi ia belum melakukan rukun sesudahnya _(contoh: sujud dalam hal lupa do'a qunut ,dan  berdiri tegak dalam hal lupa tahiyya awal)_  maka ia boleh bahkan disunnahkan kembali lagi untuk melakukan sunah ab'adl yang ia lupakan . Bahkan jika ia menjadi makmum  mesk...