Langsung ke konten utama

Ngaji Aqidatul awam di Musholla Darussalam Prambatan lor Kudus.

 AYO.. Ngaji kitab. !          

           AQIDATUL AWAM.    

           (tentang ilmu Tauhid) 

Hukum mempelajari ilmu Tauhid adalah fardhu ain. Wajib bagi setiap orang yg mukallaf  untuk mengetahui aqidah yg


benar  beserta dalilnya meskipun secara global. 
Adapun mengetahui dalil secara terperinci adalah fardhu kifayah.

Kegiatan mengaji di Musholla Darussalam Jl Madya utama gang :Darussalam RT 3/3:Prambatan lor Kaliwungu Kudus , setiap malam Senin  akan mengkaji kitab _"AQIDATUL AWAM"_ dengan mengambil keterangan sebagai penjelasannya dari Syarahnya  yaitu kitab "JALA'UL AFHAM" karya Syeh Muhammad Ihya' ulumidfin , seorang kiyahi Nusantara murid dari Sayyid Muhammad al-Maliki dan beliau merangkum keterangan dari Sayyid Muhammad saat beliau belajar di Makkah. 

Kegiatan mengaji kitab ini akan dimulai pada malam  Senin tgl : 15 Rojab 1447 H/ 4 Januari 2026 M. di Musholla DARUSSALAM.

Kitab ‘Aqîdatul ‘Awâm dikarang oleh al-Imam al-‘Allâmah Ahmad bin Muhammad Ramadhân bin Manshûr al-Makki al-Marzûki al-Mâliki al-Husaini al-Hasani. Salah seorang mufti mazhab Maliki di Makkah.   

Dikisahkan tentang asal usul terbitnya nadhom "Aqidatul awam"  para Ulama' menceritakan : 

bahwa Syekh Ahmad Almarzuqi mimpi bertemu dan melihat Rosulullah saw dan para sahabatnya yang berada di sekelilingnya ,  Nabi berkata kepada Syeh Ahmad Almarzuqi: "bacalah nadhom tentang ilmu Tauhid ,! barang siapa menjaga dan menghafalnya maka ia akan masuk surga dan memperoleh apa yang ia maksudkan dari segala kebaikan yang sesuai dengan ajaran kitab dan Sunnah.

Kemudian Syekh Ahmad Marzuqi bertanya : wahai Rosulalloh ! Nadhom apa itu ?        Para Sahabat berkata kepada Syeh Ahmad Almarzuqi : dengarkan saja apa yang disampaikan Rosulullah..!

Setelah itu Rosulullah berkata : 

katakan ..!

أبدأ باسم الله والرحمن  وبالرحيم دائم الأحسان 

Kemudian Syeh Ahmad Almarzuqi menirukannya .... أبدأ باسم الله والرحمن 

sampai khatam . Yaitu lafadh : 

وصحف الخليل والكليم  فيها كلام الحكم العليم .Sedangkan Rosulullah mendengarkan bacaanya , Setelah Syeh Ahmad Marzuqi bangun dari tidurnya , beliau membaca apa yg diajarkan Rosulullah saw dalam mimpinya ternyata masih hafal mulai awal hingga akhirnya.

Setelah itu beliau mimpi bertemu Rasulullah lagi yg kedua kalinya pada waktu sahar (sepertiga malam yg terakhir)  kemudian Rosulullah berkata kepadanya : Coba bacalah apa yang kamu hafal dari Nadlom itu. ! 

Lantas Syeh Ahmad Almarzuqi membacanya mulai awal sampai akhir di hadapan Rosulullah dan para sahabatnya yang berada di sekitarnya .Setiap kali Syeh Ahmad Marzuqi selesai mengucapkan bait , mereka mengucapkan :Aamiin..

Setelah dibaca sampai khatam , Rosulullah berkata kepadanya: 

وفقك الله تعالى لما يرضيه وقبل منك ذلك وبارك عليك وعلى المؤمنين ونفع بها العباد.آمين

Setelah para santri sudah banyak yang mengenal kitab tersebut dan meminta agar disempurnakan  maka Syekh Ahmad al-Marzûqi mengabulkan permohonannya dan menambahkan nadhom mulai :

وكل ما أتى به الرسول فحقه التسليم والقبول .

dan seterusnya sampai khatam.

Syekh Ahmad Almarzuqi lahir di Mesir pada tahun 1205 H. Beliau menuntut ilmu di Makkah, kemudian menjadi pengajar di Masjidil haram dan diangkat menjadi Mufti dalam Mazhab Maliki. 

Syekh Ahmad al-Marzûqi terkenal dengan kezuhudan dan ketakwaannya, serta karangaan-karangannya yang sangat bermanfaat.

  Di antara guru-gurunya adalah Syekh Ibrâhim al-‘Abîdi—kepadanya beliau mempelajari qirâah al-’asyrah. Dan murid-muridnya yang masyhur di antaranya adalah Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, Syekh Ahmad ar-Rifâ’i, dan Syekh Ahmad Dahman.

Mari kita ikuti ngaji kitab ini di musholla " DARUSSALAM " dengan mengharap ridlo dari Alloh SWT dan memohon  semoga  bisa bermanfaat amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ustadz Ahmad Wahid Mubarok. Prambatan lor Kaliwungu Kudus

 Alustadz, A. Wahid Mubarok, pendiri Majlis Ta'lim Ziyadatul Khoir & Majlis Sholawat Hubburrosul. (Wafat : Selasa  27 Juli 2021 M.), Dia adalah  pendiri Majelis ta'lim "Ziyadatul Khoirul " mush. Darussalam Prambatan lor Kaliwungu Kudus dan Majlis Sholawat Nariyah Hubburrosul. Pak Ahmad Wahid Mubarok  adalah alumni madrasah Tasywiquttullab (TBS) mulai MI ,MTs dan lulus madrasah Aliyah , sebagai santri di Madrasah Tasywiquttullab , ia sangat dikenal oleh KH.Ma'mun Ahmad dan para guru dan Kiyahi saat itu  . Setelah itu melanjutkan studinya di ponpes Alhidayah Lasem yg di Asuh oleh KH.A.Syakir Ma'sum putra dari KH.Ma'sum Lasem. Semasa hidupnya ia pernah aktif di GP. Anshor ranting Prambatan lor dan juga pernah menjabat ketua Remaja Masjid Baiturrohim Prambatan lor , yang pada saat itu diberi nama Jam'iyyah gerakan remaja masjid Baiturrahim yg sering disingkat dengan JAGER REMAJA MASJID BAITURROHIM. Di saat ia menjabat ketua remaja masjid Baiturrahim, d...

Lupa membaca tahiyyat awal ,eh ..kembali lagi , piye. ?

 Tentang seseorang yg lupa membaca tahiyyat awal atau qunut. Latar belakang mas'alah: Seseorang melakukan shalat, di saat mendapatkan dua rekaat,  ia lupa membaca  tahiyyat awal , kemudian ia bergerak untuk berdiri, tetapi belum sampai berdiri tegak ia ingat bahwa dirinya belum membaca tahiyat awal terus ia kembali duduk untuk membaca tahiyat awal,  atau ia lupa doa qunut kemudian ia turun mau melakukan sujud, belum sampai sujud ia ingat kemudian berdiri lagi untuk membaca doa qunut. Pertanyaan : 1.Benarkah tindakan orang tersebut dan sahkah sholatnya? 2.jika shalatnya sah apakah disunnahkan sujud sahwi atau tidak? *Jawaban no:1 :* Tindakan orang  tersebut sudah benar dan sah sholatnya , selagi ia belum melakukan rukun sesudahnya _(contoh: sujud dalam hal lupa do'a qunut ,dan  berdiri tegak dalam hal lupa tahiyya awal)_  maka ia boleh bahkan disunnahkan kembali lagi untuk melakukan sunah ab'adl yang ia lupakan . Bahkan jika ia menjadi makmum  mesk...