Langsung ke konten utama

Bertujuan bepergian jauh ,kenyataannya gak jadi pergi


 Masalah no 1.

*Deskripsi Masalah :* 

Pak Hamid yg berdomisili di desa Mayong kabupaten Jepara mempunyai anak yg nyantri di salah satu pesantren yg ada di kabupaten Tuban , pada suatu hari saat liburan,  ia pergi menuju Tuban untuk menjemput anaknya yg ada di pesantren untuk diajak pulang , dalam perjalan menuju tuban ia mampir dahulu ke rumah kakeknya yg ada di desa Bareng Kudus, barangkali anaknya sudah diajak pulang sama pak leknya yg sama² nyantri di sana, namun ternyata benar anak pak Hamid sudah ada di rumah kakeknya , karena itu perjalanannya menuju Tuban tidak dilanjutkan , padahal ia sudah menjalankan sholat jama' di salah satu masjid di desa Prambatan.

Pertanyaan :

1.bolehkah dalam perjalanannya ,ia menjama' sholat ?

2. Apakah sholat yg sudah dijama' sebelum bertemu anaknya harus diulang kembali?


Jawab :

1.Dalam perjalanan pak Hamid sebelum bertemu anaknya di desa Bareng Kudus diperbolehkan menjama' sholat . Akan tetapi setelah bertemu anaknya tidak diperbolehkan menjama' sholat karena ia sudah membatalkan bepergiannya ke Tuban.

2.Sholat yg dijama' sebelum ia bertemu anaknya hukumnya sah dan tidak wajib diulangi lagi .

*Referensi :*   

١. *مغني المحتاج . ج ١. ص: ٢٦٨* 

 ومن قصد سفرا طويلا فسار ثم نوى  وهو مستقل ماكث رجوعا عن مقصده الى وطنه اوغيره للاقامة انقطع سفره سواء أرجع أم لا لان النية التي استفاد بها الترخص قد انقطعت  وانتهى سفره فلايقصر مادام في ذلك المنزل  كما جزموا به لكن مفهوم كلام الحاوي الصغير ومن تبعه انه يقصر وهو خلاف المنقول .  *ولايقضي ماقصره اوجمعه قبل هذه النية وان قصرت المسافة قبلها*


*٢.كفاية الاخيار . ج :١  ص:١٤٢* 

(فائدة) نوى مسافة القصر ثم نوى بعد خروجه أنه إن وجد فلانا رجع والا مضى فالاصح أنه يترخص مالم يلقه فاذا لقيه خرج عن السفر وصار مقيما . اه‍.


*٣.المجموع شرح المهذب  ٤/٣٣٢ المكتبة الشاملة* 

وَلَوْ نَوَى مَسَافَةَ الْقَصْرِ ثُمَّ نَوَى إنْ وَجَدَ الْغَرِيمَ رَجَعَ فَإِنْ عَرَضَتْ لَهُ هَذِهِ النِّيَّةُ قَبْل مُفَارِقَةِ عُمْرَانِ الْبَلَدِ لَمْ يَتَرَخَّصْ وَإِنْ عَرَضَتْ بَعْدَ مُفَارِقَةِ الْعُمْرَانِ فَوَجْهَانِ حَكَاهُمَا الْبَغَوِيّ وَالرَّافِعِيُّ (أَصَحُّهُمَا) يَتَرَخَّصُ مَا لَمْ يَجِدْهُ فَإِذَا وَجَدَهُ صَارَ مُقِيمًا لِأَنَّهُ ثَبَتَ لِسَبَبِ الرُّخْصَةِ فَلَا يَتَغَيَّرُ حَتَّى يُوجَدَ 

[النووي، المجموع شرح المهذب، ٣٣٢/٤]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ngaji Aqidatul awam di Musholla Darussalam Prambatan lor Kudus.

 AYO.. Ngaji kitab. !                      AQIDATUL AWAM.                (tentang ilmu Tauhid)  Hukum mempelajari ilmu Tauhid adalah fardhu ain. Wajib bagi setiap orang yg mukallaf  untuk mengetahui aqidah yg benar  beserta dalilnya meskipun secara global.  Adapun mengetahui dalil secara terperinci adalah fardhu kifayah. Kegiatan mengaji di Musholla Darussalam Jl Madya utama gang :Darussalam RT 3/3:Prambatan lor Kaliwungu Kudus , setiap malam Senin  akan mengkaji kitab _"AQIDATUL AWAM"_ dengan mengambil keterangan sebagai penjelasannya dari Syarahnya  yaitu kitab "JALA'UL AFHAM" karya Syeh Muhammad Ihya' ulumidfin , seorang kiyahi Nusantara murid dari Sayyid Muhammad al-Maliki dan beliau merangkum keterangan dari Sayyid Muhammad saat beliau belajar di Makkah.  Kegiatan mengaji kitab ini akan dimulai pada malam  Senin tgl : 15 Rojab 1447 H...

Ustadz Ahmad Wahid Mubarok. Prambatan lor Kaliwungu Kudus

 Alustadz, A. Wahid Mubarok,  pendiri Majlis Ta'lim Ziyadatul Khoir. (Wafat : Selasa  27 Juli 2021 H.), Dia adalah  pendiri Majelis ta'lim "Ziyadatul Khoirul " mush. Darussalam Prambatan lor Kaliwungu Kudus. Pak Ahmad Wahid Mubarok  adalah alumni madrasah Tasywiquttullab (TBS) mulai MI ,MTs dan lulus madrasah Aliyah . setelah itu melanjutkan studinya di ponpes Alhidayah Lasem yg di Asuh oleh KH.A.Syakir Ma'sum. Semasa hidupnya ia pernah aktif di GP. Anshor ranting Prambatan lor dan juga pernah menjabat ketua Remaja Masjid Baiturrohim Prambatan lor.  Di saat ia menjabat ketua remaja masjid Baiturrahim, dg merangkul dan menggerakkan para pemuda pada saat itu, dia mendirikan "Jam'iyyah Sholawat Nariyah dengan mendapatkan sanad dari KH.A.Syakir Ma'sum Lasem " .Jam'iyyah tersebut  diberi nama Jam'iyyah sholawat "Hubbur rosul". dg berharap semoga para anggotanya Istiqomah membaca sholawat kepada Nabi Muhammad Saw , karena tertanam dal...

Lupa membaca tahiyyat awal ,eh ..kembali lagi , piye. ?

 Tentang seseorang yg lupa membaca tahiyyat awal atau qunut. Latar belakang mas'alah: Seseorang melakukan shalat, di saat mendapatkan dua rekaat,  ia lupa membaca  tahiyyat awal , kemudian ia bergerak untuk berdiri, tetapi belum sampai berdiri tegak ia ingat bahwa dirinya belum membaca tahiyat awal terus ia kembali duduk untuk membaca tahiyat awal,  atau ia lupa doa qunut kemudian ia turun mau melakukan sujud, belum sampai sujud ia ingat kemudian berdiri lagi untuk membaca doa qunut. Pertanyaan : 1.Benarkah tindakan orang tersebut dan sahkah sholatnya? 2.jika shalatnya sah apakah disunnahkan sujud sahwi atau tidak? *Jawaban no:1 :* Tindakan orang  tersebut sudah benar dan sah sholatnya , selagi ia belum melakukan rukun sesudahnya _(contoh: sujud dalam hal lupa do'a qunut ,dan  berdiri tegak dalam hal lupa tahiyya awal)_  maka ia boleh bahkan disunnahkan kembali lagi untuk melakukan sunah ab'adl yang ia lupakan . Bahkan jika ia menjadi makmum  mesk...