Langsung ke konten utama

Ulama' tiga serangkai di kota Magelang. (Mbah Dalhar Watucongol , mbah Kiyahi Agung Siroj Payaman dan Mbah Maksum Punduh)

                

🌱🍀🍃
Gunung Andong Magelang


 


Tokoh ulama  tiga serangkai di kota Magelang.

KH.Dalhar Watucongol adalah tokoh ulama' yg sangat  alim , beliau pernah mukim di Makkah utk menuntut ilmu  selama 21 tahun .

ketika beliau pulang dari Makkah menuju ke kampung halamannya , maka banyak para santri dan pelajar yg berbondong-bondong berdatangan menuju rumah kediamannya utk mengaji dan menuntut ilmu.

setelah mereka sowan bertemu mbah yai Dalhar , maka beliau bertanya : 

" Nak Santri ! kamu kesini mau  mengapa ?"

Para santri menjawab :"  

Mau mengaji menuntut ilmu yai ".

Nenek Dalhar berkata:

"Kalau mengaji jangan ke sini semua , coba kamu sowan ke Payaman aja ,kepada romo kiyai agung  mbah Siroj Payaman , beliau lebih sepuh dan alim ,

(diceritakan pada zaman dahulu mbah Siroj adalah kiyahi yg sangat berwibawa , sampai² para pendeta katolik ketika naik sepor lewat Payaman mereka turun semua , kata mereka disini ada macannya , maka mereka tidak berani naik kendaraan).

 Itulah haibahnya mbah Siroj Payaman.

Setelah para rsantri berbondong² ke kediaman Mbah yai Siroj Payaman utk mengaji , maka mbah yai Siroj bertanya :

"Nak Santri ,,! Kamu ke sini mau apa nak"? 

Para santri menjawab :

"Mau mengaji menuntut ilmu yai ? "

Mbah yai Siroj berkata :

Jangan ke sini semua , ada kiyai yg alim dan ampuh , sana ke Mbah Maksum Punduh , beliau lebih alim dan ampuh .

(diceritakan bahwa zaman dahulu kalau gunung merapi ada tanda² mau jebluk maka mbah Maksum mengadakan khataman bukhori dg dibaca bersama  oleh para santri dibagi perkurasan , di saat membaca bukhori ,diceritakan , mbah Maksum meletakkan telapak kakinya di tanah , begitu khatam bukhorinan maka gunung merapi reda tidak jadi jebluk, saat itu dibawah telapak kaki beliau terdapat abu folkanik yg masih panas, begitulah kramat mbah Maksum).

Setelah para santri datang ke kediaman mbah Maksum , maka beliau bertanya :

"Kamu ke sini mau mengapa nak santri?" 

Santri menjawab:

"Mau mengaji menuntut ilmu  yai ?"

Mbah maksum Pondoh berkata:

Kalau ngaji kepda mbah Dalhar saja , kiyahi muda yg alim yg masih  manget² dari Makkah selama 21 tahun, jangan ke sini semua..!


Akhirnya di kediaman beliau  bertiga ramai santri semua , karena mereka saling mendukung perjuangannya , bukan malah bersaing saling menjatuhkannya.

Inilah Akhlak para ulama' terdahulu yg ikhlas , yg perlu kita tiru , mereka menjadikan tokoh lain sebagai mitra perjuangan dalam da'wahnya , bukannya malah  dijadikan sebagai rivalnya dlm da'wahnya. 


Semoga kita  bisa mengambil faedah dan hikmahnya  dari cerita ini.


Penulis Aly Muhib.

(Sumber dari Gus Yusuf Chudlori , disampaikan dlm acara pertemuan ISM di Jepara dan Pati ).




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ngaji Aqidatul awam di Musholla Darussalam Prambatan lor Kudus.

 AYO.. Ngaji kitab. !                      AQIDATUL AWAM.                (tentang ilmu Tauhid)  Hukum mempelajari ilmu Tauhid adalah fardhu ain. Wajib bagi setiap orang yg mukallaf  untuk mengetahui aqidah yg benar  beserta dalilnya meskipun secara global.  Adapun mengetahui dalil secara terperinci adalah fardhu kifayah. Kegiatan mengaji di Musholla Darussalam Jl Madya utama gang :Darussalam RT 3/3:Prambatan lor Kaliwungu Kudus , setiap malam Senin  akan mengkaji kitab _"AQIDATUL AWAM"_ dengan mengambil keterangan sebagai penjelasannya dari Syarahnya  yaitu kitab "JALA'UL AFHAM" karya Syeh Muhammad Ihya' ulumidfin , seorang kiyahi Nusantara murid dari Sayyid Muhammad al-Maliki dan beliau merangkum keterangan dari Sayyid Muhammad saat beliau belajar di Makkah.  Kegiatan mengaji kitab ini akan dimulai pada malam  Senin tgl : 15 Rojab 1447 H...

Ustadz Ahmad Wahid Mubarok. Prambatan lor Kaliwungu Kudus

 Alustadz, A. Wahid Mubarok,  pendiri Majlis Ta'lim Ziyadatul Khoir. (Wafat : Selasa  27 Juli 2021 H.), Dia adalah  pendiri Majelis ta'lim "Ziyadatul Khoirul " mush. Darussalam Prambatan lor Kaliwungu Kudus. Pak Ahmad Wahid Mubarok  adalah alumni madrasah Tasywiquttullab (TBS) mulai MI ,MTs dan lulus madrasah Aliyah . setelah itu melanjutkan studinya di ponpes Alhidayah Lasem yg di Asuh oleh KH.A.Syakir Ma'sum. Semasa hidupnya ia pernah aktif di GP. Anshor ranting Prambatan lor dan juga pernah menjabat ketua Remaja Masjid Baiturrohim Prambatan lor.  Di saat ia menjabat ketua remaja masjid Baiturrahim, dg merangkul dan menggerakkan para pemuda pada saat itu, dia mendirikan "Jam'iyyah Sholawat Nariyah dengan mendapatkan sanad dari KH.A.Syakir Ma'sum Lasem " .Jam'iyyah tersebut  diberi nama Jam'iyyah sholawat "Hubbur rosul". dg berharap semoga para anggotanya Istiqomah membaca sholawat kepada Nabi Muhammad Saw , karena tertanam dal...

Lupa membaca tahiyyat awal ,eh ..kembali lagi , piye. ?

 Tentang seseorang yg lupa membaca tahiyyat awal atau qunut. Latar belakang mas'alah: Seseorang melakukan shalat, di saat mendapatkan dua rekaat,  ia lupa membaca  tahiyyat awal , kemudian ia bergerak untuk berdiri, tetapi belum sampai berdiri tegak ia ingat bahwa dirinya belum membaca tahiyat awal terus ia kembali duduk untuk membaca tahiyat awal,  atau ia lupa doa qunut kemudian ia turun mau melakukan sujud, belum sampai sujud ia ingat kemudian berdiri lagi untuk membaca doa qunut. Pertanyaan : 1.Benarkah tindakan orang tersebut dan sahkah sholatnya? 2.jika shalatnya sah apakah disunnahkan sujud sahwi atau tidak? *Jawaban no:1 :* Tindakan orang  tersebut sudah benar dan sah sholatnya , selagi ia belum melakukan rukun sesudahnya _(contoh: sujud dalam hal lupa do'a qunut ,dan  berdiri tegak dalam hal lupa tahiyya awal)_  maka ia boleh bahkan disunnahkan kembali lagi untuk melakukan sunah ab'adl yang ia lupakan . Bahkan jika ia menjadi makmum  mesk...