Adab berinteraksi dengan sesama saudara seiman. Sebagai sesama muslim yg bersaudara semestinya harus saling menghormati , tidak saling meremehkan dan tidak saling menghina dan mencaci maki , meskipun berbeda madzhab , aliran , etnis atau hanya sekedar berbeda pendapat , karena mereka adalah bersaudara . Karena itu agar kita tidak mudah meremehkan dan mengolok-olok orang lain , pesan Mbah KH Hasyim Asy'ari dalam kitab "Adabul alim wal muta'ali" mengingatkan kita bahwa di antara resepnya , adalah agar kita berangan-angan makna firman Alloh SWT : *يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰ أَن يَكُونُوا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِّن نِّسَاءٍ عَسَىٰ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ (11)* "Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (ka...